Dinamika Pengambilan Keputusan Karier Mahasiswa di Wilayah Pascatambang: Studi Kasus pada Perguruan Tinggi di Bangka Belitung
DOI:
https://doi.org/10.32923/5d84nj33Keywords:
pengambilan keputusan karier, wilayah pascatambang, career indecision, career adaptability, konseling karier kontekstualAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika pengambilan keputusan karier mahasiswa di wilayah pascatambang, dengan fokus pada perguruan tinggi di Bangka Belitung. Transisi dari ekonomi berbasis pertambangan menuju struktur ekonomi yang lebih beragam namun penuh ketidakpastian telah memengaruhi persepsi mahasiswa terhadap peluang dan stabilitas kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental multi-lokasi. Partisipan berjumlah 18–24 mahasiswa tingkat akhir yang diwawancarai secara mendalam menggunakan teknik semi-terstruktur. Data dianalisis melalui reflexive thematic analysis serta analisis lintas kasus.
Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama, yaitu: (1) ketidakpastian struktur ekonomi pascatambang, (2) kuatnya pengaruh keluarga dalam budaya kolektivistik, (3) ambivalensi karier dan career indecision, (4) strategi adaptasi dan resiliensi karier, serta (5) kebutuhan layanan konseling karier yang kontekstual. Transformasi ekonomi regional menciptakan ketidakpastian struktural yang memperpanjang fase eksplorasi karier mahasiswa. Keluarga berperan sebagai sumber dukungan sekaligus tekanan normatif yang mengarahkan pilihan pada aspek stabilitas. Career indecision muncul sebagai hasil interaksi antara ketidakpastian eksternal dan fluktuasi efikasi diri. Namun demikian, mahasiswa menunjukkan kemampuan adaptif melalui pengembangan keterampilan digital, perencanaan karier ganda, dan orientasi kewirausahaan.
Penelitian ini mengintegrasikan perspektif Social Cognitive Career Theory dan Career Construction Theory, serta menegaskan bahwa pengambilan keputusan karier di wilayah pascatambang merupakan proses yang terbenam dalam konteks sosial, budaya, dan ekonomi. Model konseptual yang dihasilkan menekankan interaksi dinamis antara faktor struktural, kultural, dan psikologis. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan layanan konseling karier berbasis konteks wilayah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Nikmarijal, Paras Aulia Lestari , Miranda, Maryatul Kiptiah, Silva Athiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work








